PERSAINGAN ketat di dunia smartphone sudah "memakan" korban. Salah satunya pabrikan ponsel Nokia. Dikabarkan, Nokia sangat sulit mencapai penjualan yang ditargetkan karena tingginya persaingan di lahan ponsel pintar.
Berdasar penelitian lembaga survei Gartner, tipe smartphone Nokia terbaru, N900, hanya laku sedikit. Lewat data Gartner tersebut, N900 terjual tak sampai 100 ribu unit dalam enam bulan pertama peluncurannya. Hal itu mengindikasikan ''peperangan'' yang besar antara Nokia, iPhone, dan BlackBerry.
Padahal, dikutip Associated Press kemarin (30/5) , handset yang mirip komputer mini dengan sliding keyboard sekaligus touch screen itu punya spesifikasi yang mumpuni. Sayang, spesifikasi dan kemampuan tersebut tidak mampu menarik perhatian pembeli.
Juru bicara Nokia menolak berkomentar soal angka tersebut. Mereka mengklaim sudah puas dengan angka penjualan saat ini. "Penjualan secara substansi sudah sesuai dengan harapan," ujar Alberto Torres, kepala Solutions Business Nokia, saat konferensi Open Mobile Summit di London, Inggris, pekan lalu.
Memang, Nokia belum berhasil menjawab tantangan iPhone yang dirilis Apple tiga tahun lampau. Model smartphone terakhir Nokia yang menjadi idola, N95, dirilis pada 2006. Bila dibandingkan dengan penjualan iPhone, N900 memang tidak ada apa-apanya. Pada Januari hingga Maret 2010 saja, sekitar 8,75 juta iPhone laku terjual. Nokia hanya mampu menjual 50 ribu N900 pada kuartal keempat 2009. Penjualan malah turun drasis pada Januari-Maret 2010.
N900 yang dijual mulai November tahun lalu adalah ponsel Nokia pertama yang bergerak di operation system (OS) Linux Maemo. Analis menilai, Linux Maemo menjadi kunci Nokia untuk merebut kembali pasar mereka pada tahun-tahun mendatang. Pada Februari tahun ini pun, Nokia mengumumkan rencana marger Maemo dengan OS Moblin Intel.
Senin, 31 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar