DENGAN tingginya permintaan BlackBerry, RIM menunjuk distributor resmi BlackBerry (BB) di luar operator telekomunikasi. Langkah resmi vendor ponsel pintar itu dimulai pada 31 Maret 2010 dengan menjadikan PT Telemata Artha Mandiri (TAM) sebagai distributor resmi di Indonesia selain Axis, Indosat, Telkomsel, Tri, XL Axiata, serta Smart Telecom.
''Untuk kali pertama di Asia Tenggara, TAM menjadi distributor resmi BB. Dengan demikian, konsumen bisa mendapatkan pilihan produk resminya,'' jelas Iwan Gunawan, marketing manager TAM di sela road show BB TAM di Plasa Marina, Surabaya, kemarin (28/5).
Dia menyebutkan bahwa selama ini ada dua jenis BB yang beredar di pasaran. Tipe pertama, BB segmen grey. Barang itu memang merupakan BB besutan RIM, namun jalur distribusinya tidak melalui jalur resmi sehingga berpengaruh pada kepastian dan kualitas barang itu sendiri. Tipe kedua, BB dengan garansi operator telekomunikasi yang ditunjuk RIM di setiap negara. Jumlah BB grey diperkirakan mencapai 60 persen dari unit yang beredar di tanah air. ''Saya tidak tahu jumlah BB di Indonesia saat ini. Sebab, RIM belum pernah mengeluarkan data resminya,'' jelasnya.
Dengan ditunjuknya TAM sebagai distributor resmi, konsumen mendapatkan keterjaminan orisinalitas produk beserta komponennya. ''Smartphone dari TAM juga memberikan sistem unlock sehingga pemakai memiliki kebebasan untuk memilih layanan operator BB-nya,'' paparnya.
TAM yang memberikan garansi selama 20 bulan itu juga berencana untuk segera membuka lima service center di lima kota besar. Untuk Surabaya, diperkirakan sudah dibuka pada awal Juni ini.
Iwan mengatakan, langkah pasar BB di Indonesia masih bisa berkembang karena pasarnya sangat besar. Salah satu buktinya, sejak ditunjuk sebagai distributor resmi pada akhir triwulan 1 lalu, 20 ribu tipe sudah dilempar ke pasar. Yakni, berupa tipe Curve 8250, Curve 8900, Bold 9000, dan Bold 9700.
''Road show yang akan berlangsung selama sebulan penuh ini bertujuan memberikan edukasi kepada konsumen mengenai keuntungan membeli barang dari distributor resmi. Saat ini TAM memiliki sekitar dua ribu toko di seluruh Indonesia yang menjadi diler produk yang kami distribusikan,'' ujarnya. Di Surabaya, ada sekitar 30 toko yang menjual ponsel pintar itu.
Sabtu, 29 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar